Minuman yang Baik untuk Berbuka Puasa

ADVERTISEMENT

HarianSehat.ComMinuman yang Baik untuk Berbuka Puasa – Ketika berbuka puasa pada petang hari, banyak orang yang menghindangkan aneka minuman. Dari macam-macam minuman yang biasanya dihidangkan, yang manakah minuman yang baik untuk diminum ketika berbuka puasa?

Salahsatu minuman yang disediakan dan banyak digemari adalah teh manis. Namun, beberapa orang lainnya ada yang memilih minuman yang mengandung elektrolit. Dari minuman ini, manakah yang lebih baik untuk tubuh?

Minuman yang Baik untuk Berbuka Puasa

Gambar Ilustrasi Minuman

Seperti yang dikutip dari HealthDetik, teh manis merupakan minuman yang lebih baik daripada minuman elektrolit atau minuman jenis lainnya untuk berbuka puasa. Hal ini karena, teh manis bisa mengembalikan kadar gula darah yang turun lebih cepat.

Namun, ahli kesehatan lain ada yang lebih menganjurkan bahwa minuman yang paling baik ketika berbuka puasa yaitu air putih. Air putih memiliki banyak manfaat salahsatunya dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang pada saat berpuasa. (Baca juga : manfaat air putih)

Lainnya :

Selain daripada itu, manfaat air putih lainnya yaitu dapat mencegah terjadinya dehidrasi. Seperti yang diketahui bahwa aktivitas puasa selama kurang lebih 13 jam bisa membuat tubuh menjadi kehilangan banyak cairan. Kenapa air putih lebih dianjurkan? Hal ini karena air putih merupakan cairan yang paling alami untuk memberikan hidrai pada tubuh, karena air tidak mengandung kalori, pewarna ataupun pengawet (preservative)

Saat berbuka dianjurkan untuk meminum air putih dulu, setelah itu bisa mengkonsumsi jenis makanan ringan seperti buah-buahan dan sejenisnya. Karena buah-buahan memiliki kandungan air yang cuup tinggi, dan buah-buahan juga bisa menaikan kadar gula darah yang turun selama puasa.

Bagaimana dengan es? Berbuka puasa dengan minum es langsung tidak dianjurkan, karena berdampak kurang baik bagi tubuh. Minuman yang terlalu dingin akan menjadikan kerja lambung menjadi lambat karena tubuh harus menyesuaikan dengan suhu. Selain itu, perut sudah cukup lama tidak terisi makanan atau juga minuman ketika puasa sehingga bisa membuat lambung kaget mencerna air es.

Ketika berbuka puasa juga, mengkonsumsi makanan jangan terburu-buru agar makanan bisa dicerna dengan baik oleh pencernaan. Apabila akan makan besar, disarankan setengah jam setelah berbuka puasa.

Baca juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Nah, banyak orang yang mungkin tak ambil pusing ketika memilih minuman untuk berbuka puasa. Padahal, sebenaranya berbeda jenis minuman atau makanan yang dikonsumsi maka akan berbeda pula dampaknya bagi kesehatan tubuh.

Jangan lupa untuk selalu membiasakan diri melakukan gaya hidup sehat, selalu pilih makanan yang baik dan hindari makanan-makanan rendah gizi. Salam Sehat!

ADVERTISEMENT


Lihat Juga :
Updated :