Ciri-Ciri Gejala Terkena Penyakit Herpes

ADVERTISEMENT

Ciri-Ciri Gejala Penyakit Herpes – Pernahkah Anda mendengar penyakit herpes? Lalu apa itu penyakit herpes? Banyak orang mengatakan bahwa penyakit herpes merupakan penyakit menular yang disebabkan karena melakukan hubungan suami dan istri secara tidak sehat. Tapi sebenarnya penyebab utama dari penyakit herpes juga bermacam-macam. Untuk kali ini kami akan berbagi informasi kepada Anda tentang ciri-ciri gejala awal orang terkena penyakit herpes.

Ciri Awal Seseorang Terkena Penyakit Herpes

Gambar Ilustrasi Artikel : Ciri-Ciri Penyakit Herpes

Apa itu Penyakit Herpes?

Penyakit herpes adalah sebuah penyakit yang menyebabkan peradangan pada kulit yang ditandai dengan munculnya ruam merah dan gelembung-gelembung berisi air yang biasanya muncul secara berkelompok pada bagian tubuh seseorang penderita penyakit herpes. Biasanya saat pertama penyakit ini menyerang dan juga ketika penyakit ini sudah menyerang tubuh maka penderita akan merasakan sakit pada bagian dalam tubuh dan juga merasakan seperti panas. Pada saat pertama muncul penyakit ini hanya berbentuk gelembung kecil namun seiring dengan waktu kemudian melebar kedaerah lain, pada umumya jika yang menyerang adalah herpes zoster maka dalam seminggu penyakit ini akan hilang dari tubuh dan waktu penyembuhan lanjutan sekitar 2-3minggu jika dilakukan dengan perawatan yang baik dan benar. Pada kebanyakan kasus orang yang telah mengalami herpes zoster pada tubuhnya akan nampak bekas-bekas kulit dari penyakit herpes ini tetapi ada juga yang tak berbekas samasekali. Namun ternyata selain herpes zoster ada juga jenis penyakit herpes lainnya.

Apa Sajakah Jenis-Jenis dan Gejala yang timbul pada Penyakit Herpes?

Penyakit herpes secara umum terbagi menjadi dua, herpes zoster dan herpes simpleks.

  1. Herpes Zoster

Penyakit herpes jenis ini disebakan oleh virus Varicella Zoster (VZV). Virus ini sama dengan yang menjadi penyebab munculnya penyakit cacar air. Gejala yang ditimbulkan berbeda bentuknya dengan penyakit cacar air, pada penyakit herpes zoster atau ada yang menyebutnya dengan cacar ular, gejala yang pertama timbul yakni muncul ruam merah disertai gelembung-gelembung air pada tubuh penderita terutama bagian punggung dan dada yang menyebabkan nyeri. Pada umumnya herpes zoster hanya menyerang sebagai badan, misalnya bagian badan sebelah kiri dan punggung sebelah kiri, dan jika sebelah kanan hanya muncul pada bagian sebelah badan. Saat pertama kali pernyakit herpes zoster muncul hanya berbentuk butiran-butiran kecil air ditambah rasa sakit pada bagian dalam tubuh sekitar butiran cairan tersebut dan kemudian semakin hari butiran air tersebut membesar muncul pada daerah sekitar selama seminggu dan kemudian butiran air tersebut akan kempis dengan sendirinya dan kemudian dalam waktu 2-3 minggu kulit tersebut akan menjadi kering dan mengelupas.

Lainnya :

Herpes zoster dapat dikenali dengan ciri ruam yang khas yaitu ruam berwarna merah yang berkelompok dan berisi cairan dan umumnya akan membentuk pada satu sisi pinggang atau lebih dikenal dengan sebutan shingles (bahasa latin) yang mempunyai arti ikat pinggang.

Gejala yang timbul pada penyakit herpes zoster ini terjadi dalam beberapa tahap, untuk gejala sebelum ruam muncul sebagai berikut :

  • Perasaan gatal pada bagian yang akan keluar ruam,
  • Perasaan geli pada daerah bagian yang akan keluar ruam,
  • Rasa Terbakar, selain itu rasa terbakar menjadi salahsatu gejala herpes baik ketika ruam akan muncul ata setelah ruam muncul,
  • Rasa sakit, pada sekitar bagian tubuh yang akan terkena herpes zoster ini akan merasakan sakit pada bagian dalam tubuh selain itu sakit juga terasa pada bagian-bagian sendi.

Gejala lainnya yang timbul adalah demam, sakit kepala, panas dingin dan sakit perut. Setelah beberapa gejala tersebut mucul maka timbulah bintik-bintik merah kecil dan kemudian bintik merah tersebut berisi dengan air dan melebar pada bagian tubuh sekitarnya. Cairan ini pada awal berwarna bening dan kemudian dalam beberapa hari menjadi keruh.

  1. Herpes Simpleks

Herpes simplek merupakan penyakit yang disebabkan karena melakukan hubungan suami dengan isteri yang tidak sehat. Penyakit ini biasanya muncul pada bibir dan alat kelamin manusia. Herpes simpleks disebut juga sebagai herpes genital yang tergolong penyakit menular. Penularan bisa melalui handuk atau pakaian yang digunakan. Penyakit herpes jenis ini menyebabkan nyeri pada daerah sekitar genital atau alat kelamin orang yang menderitanya. Selain rasa nyeri yang ditimbulakan dari penyakit ini, pada penderita penyakit herpes biasanya akan mengalami gatal-gatal, keluar nanah serta kotoran dari va9ina, kelenjar limpe pada paha membesar serta saat buang air kecil terasa sakit.

Khusus bagi wanita penderita penyakit herpes yang ingin memiliki anak, sebelumnya penderita diberi obat-obatan antirival untuk meminimalisir kemungkinan outbreak ketika melahirkan nanti.

Bagaimanakah Cara Mengobati Penyakit Herpes?

  1. Menjaga agar gelembung-gelembung tersebut tidak pecah.
  2. Melulurkan bedak talk pada bagian tubuh yang terkena virus herpes.
  3. Mandi juga dapat menjadi solusi.
  4. Konsumsi obat-obatan yang berfungsi untuk mengurangi gejala herpes, seperti parasetamol, famciclovir, descolovir atau obat lainnya yang sesuai disarankan langsung menghubungi penanganan kesehatan terdekat seperti dokter atau puskesmas.
  5. Pada penyakit herpes zoster Anda bisa menggunakan obat tradisional seperti daun sangjo yang ditumbuk halus, lalu oleskan pada tubuh yang terkena infeksi.
  6. Jaga kebersihan tubuh dengan baik.

Demikianlah artikel tentang Ciri-Ciri Penyakit Herpes dan Gejala Awal Penyakit Herpes. Semoga bermanfaat untuk dapat meminimalisir dari penyakit herpes ini atau dengan kata lain melakukan pencegahan dapat dilakukan dengan tetap menjaga metabolisme tubuh agar selalu dalam keadaan yang baik, sehingga berbagai virus yang menyerang bisa dilawan dengan sistem imun yang baik tersebut termasuk penyakit herpes baik penyakit herpes zoster ataupun penyakit herpes genital. Selain itu untuk memastikan apakah Gejala Penyakit Herpes atau bukan, Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter.

ADVERTISEMENT


Lihat Juga :
Updated :