Gejala Penyakit Anoreksia Nervosa Dan Penyebabnya

ADVERTISEMENT

HarianSehat.Com – Ciri-Ciri Dan Gejala Penyakit Anoreksia Nervosa Dan Penyebabnya, Apa itu pengertian dari Anoreksia Nervosa? Pembahasan informasi kesehatan kali ini akan mengulas tentang topik Anoreksia Nervosa.

Apa itu Anoreksia Nervosa? Anoreksia Nervosa adalah salahsatu dari masalah kesehatan, dimana orang yang mengalaminya memiliki keinginan mempunyai tubuh yang kurus dan memiliki rasa ketakutan jika pengidap terlihat gemuk. Bahkan, karena ketakutannya tersebut orang yang mengalami anoreksia akan menganggap dirinya masih kurang kurus walaupun dalam kenyataanya tidak seperti itu.

Gejala Penyakit Anoreksia Nervosa Dan Penyebabnya

Gambar Ilustrasi

Biasanya yang mengidap masalah kesehatan ini adalah remaja putri atau perempuan dewasa dan usia rawan mulai munculnya anoreksia nervosa sekitar usia 16-17 tahun. Biasanya Pengidap Anoreksia akan membuat tubuhnya menjadi sekurus mungkin, dan pengidap biasanya akan membatasi asupan makanan dan akan berolahraga secara berlebihan. Bahkan beberapa orang yang mengidap masalah anoreksia ini akan berusaha memuntahkan makanan yang telah mereka konsumsi.

Ciri-Ciri Dan Gejala Anoreksia Nervosa

Sebagai informasi dan pengetahuan, dibawah ini merupakan gejala anoreksia nervosa dan disertai beberapa masalah psikologis yang masih berkaitan :

1.) Pengidap anoreksia biasanya mengalami penurunakn berat badan dengan seignifikan dan tubuhnya terlihat sangat kurus.
2.) Biasanya Orang yang terkena masalah kesehatan ini akan selalu memperhatikan bentuk tubuh dirinya di depan cermin.
3.) Hampir tiap waktu menimbang berat badan tubuh.
4.) Makanan yang sudah dikonsumsi sering mereka muntahkan kembali.
5.) Kebiasaan berbohong apabila pengidap ditanya sudah makan atau belum.
6.) Pengidap anoreksia nervosa biasanya sangat memperhitungkan jumlah dari lemak, gula dan kalori dari makanan yang akan di konsumsi.
7.) Olahraga yang dilakukan sering terlalu berlebihan.
8.) Terkena masalah kesehatan yang diakibatkan dari masalah anoreksia penderita sendiri, diantaranya dehidrasi, mengalami kelelahan, tekanan darah yang rendah, rambut menjadi rontok, perasaan pusing, dan keadaan kulit yang kering.
9.) Pengidap biasanya memiliki kebiasaan mengkonsumsi obat-obatan pencahar dan obat yang dapat menekan nafsu makan.

Penyebab Anoreksia Nervosa

Sampai saat ini penyebab anoreksia nervosa masih belum diketahui kejelasannya. Namun, sebagian ahli percaya bahwa masalah kesehatan anoreksi nervosa ini bersumber dari berbagai faktor, diantaranya faktor dari psikologis pengidap, faktor dari lingkungan dan juga faktor dari genetika atau keadaan biologis.

Anoreksia nervosa bisa didiagnosis oleh dokter ahli. Dokter biasanya akan memberikan beberapa pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dengan jujur tentang pola makan dan gangguan makan yang pengidap alami, hal ini yang akan menjadi acuan dokter untuk menentukan kondisi dari pasiennya.

Penderita Anoreksia Nervosa harus terus didukung dan dibujuk untuk mendapatkan pertolongan dari pihak medis. Dukungan ini bisa dilakukan oleh teman atau keluarga pengidap anoreksia. Biasanya pengidap anoreksia akan menganggap dirinya tidak bermasalah, namun teman dan keluarga sebaiknya terus membujuk secara halus agar penderita bisa berobat.

Meskipun hal tersebut bukanlah hal yang mudah, namun dengan kesabaran serta support yang terus menerus diharapkan penderita anoreksia bisa berobat sehingga berat badan penderita bisa menjadi normal dan ideal kembali.

Bujukan yang dilakukan sebaiknya dilakukan secara halus, jangan membuat penderita tertekan, hal ini dikarenakan bisa memperburuk situasi. Bujukan bisa dilakukan dengan memberikan perhatian kepada penderita bahwa orang-orang terdekatnya mengkhawatirkan keesehatannya.

Untuk pengobatan dari anoreksia nervosa ini membutuhkan waktu hingga beberapa tahun hingga pasien bisa benar-benar pulih kesehatannya. Biasanya pengobatan yang dilakukan oleh dokter akan menyesuaikan dengan kondisi fisik, sosial dan psikologi pasien anoreksia nervosa tersebut.

Anoreksia penting untuk diobati, hal ini karena bisa saja terjadi resiko komplikasi dengan masalah-masalah kesehatan atau penyakit lainnya jika dalam waktu lama anoreksia belum juga berhasil diobati.

Diantara komplikasi dari anoreksia nervosa adalah sbb : Anemia, Denyut jantung yang tidak teratur, Gagal ginjal, Gagal jantung, Kemandulan, Menstruasi kurang lancar, Konstipasi, Osteoporosis, Kematian akibat kurang gizi.

Sekian informasi kali ini tentang ciri-ciri dan gejala dari penyakit anoreksia nervosa. Semoga bisa menambah pengetahuan para pembaca tentang ilmu kesehatan. Jaga selalu kesehatan Anda dan Salam Sehat!


Lihat Juga :
Updated :