Cara Mencegah Jerawat agar Tidak Muncul Kembali

ADVERTISEMENT

HarianSehat.Com – Cara Mencegah Jerawat agar Tidak Muncul Kembali, Bila membicarakan soal kesehatan kulit, terutama wajah, maka jerawat merupakan salah satu masalah pelik yang umum diderita oleh orang-orang, muda atau tua, wanita maupun pria. Menurut penelitian, ada banyak faktor yang menjadi penyebab munculnya jerawat. Di antaranya yang umum adalah faktor hormon akibat pubertas, kurangnya kepedulian merawat wajah, alergi, dan selainnya.

Cara Mencegah Jerawat agar Tidak Muncul Kembali

Cara Mencegah Jerawat agar Tidak Muncul Kembali

Gambar/Ilustrasi

Jerawat juga memiliki jenis-jenis sesuai karakteristiknya masing-masing. Daripada mengobati jerawat, alangkah lebih baiknya bila kita berusaha untuk melakukan pencegahan. Karena meski jerawat mudah ditumpas, ia masih meninggalkan bekas yang mungkin lebih sulit untuk dihilangkan. Untuk itu, tidak ada salahnya bila Anda coba mempelajari beberapa cara mencegah jerawat agar tidak muncul kembali di bawah ini.

1. Cuci wajah 2 kali sehari

Mencuci wajah sangat penting untuk mencegah timbunan kotoran, bakteri, dan minyak yang dapat menimbulkan jerawat. Namun begitu jangan berlebihan. Setidaknya cuci wajah saat malam hari satu kali dan satu kali lagi setelah beraktivitas di pagi hari, setelah olahraga, atau saat Anda berkeringat.

Mencuci muka ada baiknya dengan lembut perlahan dan menggunakan air hangat. Hawa panas dari air akan membantu membuka pori-pori, sehingga akan lebih efektif membersihkan daripada menggunakan air dingin. Namun begitu air jangan terlalu panas, agar tidak melukai kulit.

Dalam membersihkan kulit Anda juga harus memilih produk yang cocok agar tidak menimbulkan jerawat. Pilihlah produk hypoallergenic atau yang diformulasikan untuk melawan jerawat. Hindari sabun yang sifatnya keras, karena hanya akan semakin memperparah jerawat.

2. Mencuci sesuai dengan tipe kulit

Salah memilih produk akan membuat kulit rusak dan jerawat timbul jauh lebih cepat. Misalnya saja untuk jenis kulit kering, pilihlah produk pencuci wajah yang mengandung pelembap, guna menghidrasi kulit. Sedangkan untuk kulit jenis berminyak tidak memerlukan pelembap ekstra, karena minyak sudah ada dalam jumlah cukup dan bila berlebih bisa menyumbat pori-pori, sehingga jerawat berkembang biak. Namun jika masih diperlukan bisa memilih produk non-comedogenic dan bebas minyak.

3. Hindari menggosok terlalu keras

Ada sebagian orang yang mencuci wajahnya dengan kain atau handuk. Hal ini tidak benar, karena memiliki potensi besar untuk mengiritasi, sehingga kulit sangat rentan terkena jerawat. Oleh sebab itu, penting untuk mencuci wajah dengan tangan dan gerakan yang lembut.

4. Pilih pelembap yang tepat

Untuk kulit berminyak, pilihlah pelembap berbasis gel, karena akan memberikan kelembapan esensial tanpa melebihkan minyak. Sedangkan untuk kulit kering pilihlah pelembap berbasis krim, yang biasanya lebih tahan lama daripada gel.

5. Eksfoliasi seminggu sekali

Eksfoliasi berfungsi untuk menyeka bagian kulit terluar atau disebut juga epidermis, gunanya membantu mengelupaskan kulit mati. Anda bisa membeli produk eksfoliator, namun perhatikan apakah cocok dengan jenis kulit Anda. Bahkan bila perlu konsultasikan dengan dokter.

6. Membersihkan makeup

Makeup atau riasan penting untuk dihapus sebelum tidur. Makeup bisa menyumbat pori-pori, sehingga dapat menyebabkan jerawat. Oleh sebab itu, penting untuk membersihkan kulit sebelum tidur menggunakan cara-cara yang sudah disebutkan sebelumnya. Anda juga bisa menggunakan tisu khusus yang bisa digunakan dengan mudah di mana saja. Jangan lupa juga untuk membersihkan kosmetik lain, semisal tabir surya.

7. Menghindari tangan menyentuh wajah

Tangan Anda bisa jadi merupakan sumber kotoran dan bakteri bagi wajah. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda menghindari tangan menyentuh kulit wajah, karena bisa sangat mungkin memicu timbulnya jerawat. Bila terpaksa menyentuh, maka pastikan tangan dalam keadaan benar-benar bersih.

Selain tangan, handuk, makeup, pita rambut, dan benda-benda umum lainnya juga dapat memicu jerawat. Contoh lainnya adalah sarung bantal. Sarung bantal dapat menyebabkan jerawat karena biasanya pada sarung tersebut terdapat berbagai macam kotoran, debu, hingga kulit mati. Oleh sebab itu, setidaknya cuci sarung bantal sebanyak seminggu sekali dan menggantinya secara berkala.

8. Perhatikan rambut Anda

Cara mencegah jerawat agar tidak muncul kembali juga bisa Anda lakukan dengan memperhatikan kesehatan dan posisi rambut. Pada rambut terdapat minyak yang bila menyentuh wajah bisa memicu jerawat. Oleh sebab itu, ada baiknya hindari rambut menyentuh kulit wajah. Anda juga sebaiknya secara rutin mencuci rambut.

Anda juga ada baiknya menghindari terlalu banyak menerapkan produk-produk rambut, seperti gel, semprotan, dan mousse, karena bila masuk ke pori-pori kulit dapat menyebabkan jerawat.

9. Hindari terpaan sinar matahari langsung

Terpaan sinar matahari baik bagi kulit, namun tidak bila terlalu berlebihan. Banyak penelitian mengenai hal ini, sampai-sampai disebutkan bila sinar matahari dapat menimbulkan kanker kulit.

Namun bila dihubungkan dengan kasus ini, sinar matahari disebutkan bisa memperburuk jerawat. Oleh sebab itu, cobalah untuk menghindari kulit terlalu lama terkena sinar matahari. Coba juga menggunakan tabir surya, namun dengan tipe non-comedogenic, sehingga tabir surya tidak menyumbat pori-pori. Anda juga bisa menggunakan topi atau payung saat keluar rumah.

10. Minum cukup air

Kulit Anda akan terjaga kesehatannya dengan cara rutin menghidrasi menggunakan air putih. Penelitian lainnya menunjukan bila minum air putih dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh, termasuk yang ada pada kulit. Anda sendiri bisa minum sekitar 8 gelas dalam sehari. Namun tidak harus dalam jumlah tersebut, semampu Anda pada saat haus, khususnya setelah kehilangan banyak cairan, semisal setelah olahraga. (baca juga : manfaat minum air putih)

11. Konsumsi makanan sehat

Makanan sehat bisa sangat mempengaruhi sehatnya kulit Anda dan terhindarnya dari jerawat. Misalnya saja vitamin A, vitamin ini dapat membantu tubuh flush protein yang merupakan penyebab jerawat dan minyak. Vitamin A bisa Anda dapatkan dari suplemen. Bisa juga dari makanan semisal brokoli, wortel, salmon, minyak ikan, dan bayam.

Ada juga seng atau zinc yang terbukti dapat mengatasi jerawat. Hal ini menurut para penelitian dapat membuat kulit menjadi area yang tidak ramah bagi bakteri penyebab jerawat. Zinc bisa Anda dapatkan dari bibit gandum, biji labu, kalkun, dan kacang tanah.

Anda juga ada baiknya mengonsumsi asam lemak omega-3. Asam lemak ini dapat meningkatkan pergantian sel yang sehat, sekaligus mengurangi peradangan. Sumber asam lemak omega-3 di antaranya adalah biji bunga matahari, salmon, biji rami, dan almond.

Di samping konsumsi makanan sehat, Anda yang ingin mencegah kulit berjerawat juga hendaknya menghindari makanan pemicu jerawat, terutama yang tinggi glikemik, seperti kentang goreng, cokelat, pizza, dan selainnya. Alkohol dan rokok juga menurut studi dapat memicu timbulnya jerawat.

12. Olahraga rutin
Olahraga dapat mengurangi stres. Sedangkan stres sendiri menurt penelitian menjadi salah satu pemicu timbulnya jerawat, entah itu pada anak-anak maupun orang dewasa. Oleh sebab itu, usahakan untuk rutin berolahraga, mengendalikan emosi, dan cukup tidur.

Baca juga : Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Selain cara mencegah jerawat agar tidak muncul kembali di atas, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter. Biasanya dokter akan memberikan advice sesuai jenis kulit Anda. Jangan lupa untuk memilih secara selektif produk kecantikan wajah. Bahkan jika bisa tanyakan pada dokter bahan-bahan apa yang cocok untuk kulit Anda dalam mencegah jerawat, misalnya saja benzoil peroksida, anti-comedogenic, penggunaan asam salisilat, dan lain sebagainya.


Lihat Juga :
Updated :