Bahaya Asbes Bagi Kesehatan Dan Pernapasan

ADVERTISEMENT

HarianSehat.Com – Bahaya Asbes Bagi Kesehatan Dan Pernapasan, Asbes merupakanan salahsatu bahan yang banyak digunakan untuk menahan suhu panas dan cukup kuat. Banyak sekali rumah dan gedung yang sekarang ini menggunakan bahan bangunan yang menggunakan asbes.

Di Uni Eropa baru tahun 2005 asbes tidak boleh lagi diproduksi dan juga digunakan. Setidaknya perlu 60 tahun sampai asbes dilarang digunakan di Uni Eropa. Namun diberbagai negara lainnya asbes masih marak digunakan dan hal ini meresahkan ilmuan Rolf Packroff ” Pembuatan asbes dunia semenjak tahun 1998 sudah menurun hingga sekitar 50%. Penurunan yang terjadi disetiap negara berbeda, di Eropa tidak ada lagi produksi asbes, hal ini terkait dengan larangan yang ada. Di Afrika Selatan juga asbes tidak ladi diproduksi terkait dengan pelarangan juga. Akan tetapi di negara-negara lainnya misalnya Uni Soviyet, Cinda dan Kanada asbes masih tetap diproduksi karena tidak adanya pelarangan.” (dw.de)

Bahaya Asbes Bagi Kesehatan

Gambar Ilustrasi Asbes

Bahaya Asbes Bagi Kesehatan Dan Pernapasan

Diketahui abses terdiri dari tiga jenis yang dikelompokan berdasarkan panjang seratnya. Pertama asbes krisotil yang dikenal dengan nama asbes putih, Asbes krosidolit yang lebih dikenal dengan nama asbes biru, dan asbes amsit yang lebih dikenal dengan nama asbes cokelat.

Jenis asbes biru dan asbes cokelat sebenarnya memiliki serat yang lebih baik jika dibandingkan dengan asbes putih. Tapi dua jenis asbes tersebut dianggap lebih berbahaya dibandingkan dengan asbes putih. Namun, sekarang ini asbes putih juga dianggap sama berbahayanya karena tidak adanya perbedaan yang signifikan antara asbes putih dengan asbes biru menurut ilmuan Packroff.

Penyakit yang disebabkan oleh asbes pun cukup serius. Seperti yang dilansir dari nationalgeographic.co.id sejumlah orang yang bekerja di pabrik yang memproduksi peralatan yang menggunakan asebes selama 15 tahun baru satu orang yang sekarat. Inilah yang membuat para pakar dan pejabat dari dinas kesehatan masih sangat sulit untuk menyatakan bahwa asbes merupakan bahan yang berbahaya bagi kesehatan.

Resiko cukup besar dialami orang yang terpapar asbes secara tidak teratur. Resiko yang cukup berbahaya adalah ketika asbes yang sudah tua dibongkar dan disingkirkan untuk diganti dengan asbes baru. Orang yang bekerja membongkar asbes yang sudah rapuh tersebut memiliki resiko yang cukup besar daripada mereka yang memasang asbes baru.

Asbes yang sudah tua tentu memiliki tekstur yang rapuh dan akan lebih mudah hancur dan berhamburan menjadi serat-serat yang halus dan juga debu jika dibandingkan dengan jenis asbes yang baru. Debu asbes yang terbawa oleh udara kemudian akan terhirup oleh pekerja yang tidak melindungi hidungnnya dengan masker pencegah debu. Hal ini sering terjadi jika eternit langit-langit yang sudah tua dibongkar dan diganti dengan yang lebih baru.

Serat-serat asbes yang dihirup akan menjadi penyebab munculnya penyakit paru-paru asbestosis. Kemudian serat asbes merangsang paru-paru dan menerap diantara pleura yakni membran tipis yang berfungsi membungkus paru-paru dan bagian dinding yang berada didalam rongga dada.

Serat tersebut kemudian mengendap hingga beberapa tahun dan lama-kelamaan jaringan paru-paru yang terkena akan bereaksi hingga menebal dan menegang. Hal ini akan menyebabkan paru-paru tidak mampu mengembang dengan baik sebagaimana mestinya ketika sedang bernafas.

Gejala yang pertama yang muncul yakni sesak napas ketika orang yang terkena bernapas secara dalam-dalam. Namun, gejala tersebut menjadi lebih lagi dan menjadikan keluhan sulitnya untuk bernapas.

Gejala sesak napas juga diiringi dengan adanya batuk kering. Hal ini cukup berbahaya karena belum ada obat yang cukup efektif untuk menyembuhkan asbestosis. Ini akan menjadikan kondisi penderita menjadi semakin buruk dan beresiko meninggal yang disebabkan karena gagal paru-paru. Kondisi gangguan kesehatan ini akan dialami orang yang berhubungan dengan asbes dalam jangka waktu yang lama.

Bahkan yang lebih parah yaitu munculnya tumor mesothelioma yang berasal dai mesotel yakni lapisan sel gepeng yang meliputi permukaan pada bagian dalam rongga badan. Bagian-bagian lainnya menadung sel seperti sarkoma atau jaringan sel yang terkumpul mampat yang ganas. Dan dari persentase 80% – 85% kasus tumor ini diakibatkan oleh paparan yang terjadi dari asbes.

Jika tumor tersebut berkembang maka akan menimbulkan resiko kanker paru-paru. Apalagi orang yang selain terpapar asbes juga merupakan seorang perokok maka akan memperbesar resiko orang tersebut terkena kanker paru-paru. Gejala yang terjadi diantaranya batuk kronis, menurunnnya berat badan, kesulitan bernapas, sakit pada bagian dada, batuk darah dan terjadinya sesak napas.

Baca juga : Bahaya Konsumsi Gula Berlebih bagi Kesehatan Tubuh

Apabila dirumah Anda tinggal ada asbes yang sudah tua dan rapuh sebaiknya segera diganti dan menggantinya pun jangan sembarangan. Lebih baik hubungi ahli asbes untuk meminta bantuan agar asbes tersebut dibongkar dengan cara yang aman.

Meskipun banyak yang mengatakan bahwa asbes aman tentu dengan adanya informasi bahawa asbes bisa menggangu kesehatan ada baiknya agar setiap orang berhati-hati.


Lihat Juga :
Updated :